melewatkanmu sama tak mudahnya dengan ku harus melupakanmu, dikala hati berprinsip tidak untuk semua hal tentangmu tapi langkah dan tutur ini tak mampu seirama dengan itu.
melewatkanmu, hal yang selalu ingin kulakukan sedari dulu.
letih rasanya, disetiap pagi ku membuka mata, pikirku jauh melayang padamu.
di malam hari saat ku penat setelah berutinitas, ingatku tertancap padamu.
melewatkanmu, seharusnya ku mampu, bila ku mau.
batinku mungkin mampu tapi ragaku seringkali menolak setiap kemampuanku.
sulit, sulit sekali melewatkanmu.
setiap hal yang telah kita lakukan, kita lupakan begitu saja.
aku memang seperti ini, sulit lupa ketimbang suka.
ini membuatku semakin kesulitan, kesulitan dalam melewatkanmu.
ku tak pernah ingin berandai, andai ku tak mengenalmu, andai kita tak pernah dekat, andai kita tak pernah melakukan beberapa hal bersama, andai kau tau, aku hanya ingin melewatkanmu, seperti kau yang (selalu mencoba) melewatkanku.
walaupun ku tau (mungkin) ini sama sulitnya bagimu.
kita bagaikan senja, perpisahan antara terangnya siang dan gelapnya malam.
selalu ada senja yang menyekat kita, tak akan pernah bersatu begitu saja.
semakin kesini, semakin kumengerti, mlewatkanmu adalah hal yang seharusnya kulakukan sejak awal.
semakin lama, kumenunda, semakin banyak cerita yang akan mengikatku.
semakin banyak alasan untukku tak melewatkanmu.
semakin banyak pula perih yang tertancap dalam , ijinkanku mlewatkanmu sekali ini saja :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar