ah!
bingung mau mulai darimana -,-
oke gini aja, singkatnya ditempat kerja yang baru aku mau nyari motivasi biar semangat kerja. gampangnya aku harus nyari bribikan biar semangat pas berangkat kerja soalnya pingin beburu ketemu bribikan.
akhirnya pun dengan tanpa sengaja kutemukan mamas yang tak tampan, tak kaya (mungkin), tapi buatku dia menarik. he's so charming :3
seminggu cuma berani curi-curi pandang.
dan akhirnya tau kalo mamas itu sudah berbini dan berbuntut satu alias anaknya udah se-ekor.
cukup ngerasa hopeless sih, kalo cuman pacar sih ada kemungkinan (berharap) doi putus sama pacarnya. lha ini udah ijab khabul, seranjang, udah ada hasilnya pula. masak iya aku masih berharap doi bubaran sama bininya? haha aku ngga setega itu :''
tapi ngga bisa dipungkiri sih pesona si mamas, nancep dihati yang udah penuh jaring laba-labanya ini.
jadi sering mikir gini "andaikan aku 5 tahun mengenalnya lebih dulu, paling engga aku bisa ngejar dia sampe titik darah penghabisan" haha
sekarang?
cuma bisa ngeliatin dari jauh doang sih, nangkep senyumannya, dan mencoba tawakal haha kalo diajakin ngobrol sama mamas hawanya terbang. terbang dan langsung nyungsep ke kerikil paling dalem --"
setidaknya aku bersyukurlah, kenal si mamas, ngerasain interest, lagi-lagi dapet ngerasain anugerah terindah Allah yaitu "cinta" << apasih ini ngomongin cinta-cintaan haha
bersyukur lho, setidaknya hatiku masih berfungsi dengan baik. masih suka lawan jenis soalnya. saking sukanya pas aku telponan sama intun pun dengan gamblangnya aku bilang "kalo iya si mamas mau bubaran sama bininya, bsk aku dilamar pun aku maju terus pantang mundur" haha ocehan cewek single setengah gila :p
lagi lagi cuma bisa melewatkan aja sih, bukannya telat atau ngga tepat waktu cuma ngga boleh keburu-buru aja sih :)
mas, tiap pagi, tiap pulang, tiap ngeshift, liat kamu, papasan, ketemu senyummu, udah cukup kok buat aku. semoga binimu ngga marah ya haha apasih :p
13.2.14
aku cuma bisa diem, tapi bukan berarti aku pendendam.
di suatu waktu aku ada masalah, mungkin aku bukan seseorang yg dengan mudah dan tanggapnya menyelesaikan masalah yg sepele begitu saja. justru aku lebih sering memilih diam ketimbang ngelarin masalah tersebut.
iya, aku cuma bisa diem. diem doang sih. diem bukan berarti aku dendam.
aku diam karena aku pikir, aku harus ngalah.
ketika sesuatu yang kau pertahankan sudah tak bisa kau perjuangkan itu tandanya kau harus mengalah. dan salah satu cara mengalah adalah dengan diam.
diam untuk mengalah itu bukan berarti kalah tetapi hanya membiarkan semua berjalan sesuai dengan alur Tuhan.
aku diam itu bukan berarti marah, apalagi dendam. sama sekali bukan.
aku diam karena aku pikir, yasudahlah~
ya maaf maaf memang banyak yang salah sangka kalo aku jadi diam.
aku orangnya cepet lupa kok.
jangankan kalo ada masalah, bawa-bawa atau habis ngobrolin apa juga aku orangnya cepet lupaan.
jadi sebenernya aku cocok sih kalo mau buat tempat curhat rahasia karena bakalannya sejam kemudian aku udah lupa sama rahasia yang udah diceritain tadi haha parah ya aku :''
diantara rasa yang "nggak kepenakan dengan diam" itu buat aku keliatan aneh. kesannya jadi akunya yang gimana gitu padahal akunya biasa aja lho. ciyus :D
jadi please jangan pada salah paham ya, semua bisa diomongin baik-baik dibelakang kok :')
iya, aku cuma bisa diem. diem doang sih. diem bukan berarti aku dendam.
aku diam karena aku pikir, aku harus ngalah.
ketika sesuatu yang kau pertahankan sudah tak bisa kau perjuangkan itu tandanya kau harus mengalah. dan salah satu cara mengalah adalah dengan diam.
diam untuk mengalah itu bukan berarti kalah tetapi hanya membiarkan semua berjalan sesuai dengan alur Tuhan.
aku diam itu bukan berarti marah, apalagi dendam. sama sekali bukan.
aku diam karena aku pikir, yasudahlah~
ya maaf maaf memang banyak yang salah sangka kalo aku jadi diam.
aku orangnya cepet lupa kok.
jangankan kalo ada masalah, bawa-bawa atau habis ngobrolin apa juga aku orangnya cepet lupaan.
jadi sebenernya aku cocok sih kalo mau buat tempat curhat rahasia karena bakalannya sejam kemudian aku udah lupa sama rahasia yang udah diceritain tadi haha parah ya aku :''
diantara rasa yang "nggak kepenakan dengan diam" itu buat aku keliatan aneh. kesannya jadi akunya yang gimana gitu padahal akunya biasa aja lho. ciyus :D
jadi please jangan pada salah paham ya, semua bisa diomongin baik-baik dibelakang kok :')
mempertahankan seorang teman
mencari teman baru, mungkin mudah kedengarannya bagi sebagian lebih orang. termasuk buat aku sih.
temen buatku itu siapa aja yang mau diajak ngobrol dan mau kenal aku aja sih. yang ngga mau kenal kan bukan berarti bisa diajak temenan. kenal aja ngga mau, apalagi mau temenan ya hehe
temen bisa ditemuin dimanapun sih kalo buat aku.
temen dari sekolah, kuliah, nyampe ditempat kerja sekarang pun masih bisa dengan asyiknya temenan dengan siapapun.
tapi pernah ngerasain ngga sih kalo nemuin temen yang ngga beneran temen?
soal kepercayaan sih ini.
krisis kepercayaan, yak itu wajar!
kita bisa aja dengan mudahnya percaya ke seorang temen tapi bisa juga dengan begitu mudahnya kita menghilangkan sebuah kepercayaan yang berharga itu.
pada intinya, aku ngga pernah mengikat seorang temanku pun untuk hanya berteman denganku.
silahkan, anda bebas berteman dengan seluruh teman yang anda inginkan.
hanya saja, jangan pernah menjadikanku domba yang bisa kau adu. ingat! anda bukan matador jadi anda tidak bisa dengan mudahnya mengadu berbagai orang.
setiap perkataan yang kau ucapkan adalah doa, dan setiap doa yang telah kau panjatkan mungkin akan berbalik kepada dirimu sendiri.
hargailah amanat seorang teman. jangan menjadi seseorang yang miskin hanya berandalkan kebohongan atau aduan untuk mencari teman yang baru.
carilah teman dengan cara dan jati dirimu sendiri, sehingga oranglain mau berteman denganmu karena kepribadianmu yang bikin nyaman. dan jangan sekali-kali mencoba melepaskannya hanya dengan sedikit kelalaianmu.
teman memang tak akan kau bawa mati, tapi setidaknya kalau kau mati, temanmu akan dengan tulus mengirimkan doa yang baik untukmu :)
temen buatku itu siapa aja yang mau diajak ngobrol dan mau kenal aku aja sih. yang ngga mau kenal kan bukan berarti bisa diajak temenan. kenal aja ngga mau, apalagi mau temenan ya hehe
temen bisa ditemuin dimanapun sih kalo buat aku.
temen dari sekolah, kuliah, nyampe ditempat kerja sekarang pun masih bisa dengan asyiknya temenan dengan siapapun.
tapi pernah ngerasain ngga sih kalo nemuin temen yang ngga beneran temen?
soal kepercayaan sih ini.
krisis kepercayaan, yak itu wajar!
kita bisa aja dengan mudahnya percaya ke seorang temen tapi bisa juga dengan begitu mudahnya kita menghilangkan sebuah kepercayaan yang berharga itu.
pada intinya, aku ngga pernah mengikat seorang temanku pun untuk hanya berteman denganku.
silahkan, anda bebas berteman dengan seluruh teman yang anda inginkan.
hanya saja, jangan pernah menjadikanku domba yang bisa kau adu. ingat! anda bukan matador jadi anda tidak bisa dengan mudahnya mengadu berbagai orang.
setiap perkataan yang kau ucapkan adalah doa, dan setiap doa yang telah kau panjatkan mungkin akan berbalik kepada dirimu sendiri.
hargailah amanat seorang teman. jangan menjadi seseorang yang miskin hanya berandalkan kebohongan atau aduan untuk mencari teman yang baru.
carilah teman dengan cara dan jati dirimu sendiri, sehingga oranglain mau berteman denganmu karena kepribadianmu yang bikin nyaman. dan jangan sekali-kali mencoba melepaskannya hanya dengan sedikit kelalaianmu.
teman memang tak akan kau bawa mati, tapi setidaknya kalau kau mati, temanmu akan dengan tulus mengirimkan doa yang baik untukmu :)
14.10.13
maaf
andaikan aku semurahan itu untuk menghantarkan maafku padamu, andaikan, andaikan kata andaikan itu ngga pernah masuk kosakata bahasa indonesia. halah ra nyambung nde :3
cukup satu kata "maaf" tapi terlalu berat untukku hantarkan padamu.
karena sejauh ini aku tak tau aku harus minta maaf atas dasar apa? ketika aku harus minta maaf atas kesalahan yang entah aku perbuat atau tidak.
ah yasudahlah, ucapan maaf hanya sekedar formalitas. maaf bisa terucap kapan saja tapi hati, ikhlas memaafkan itu yang mungkin ngga semua orang bisa.
cukup satu kata "maaf" tapi terlalu berat untukku hantarkan padamu.
karena sejauh ini aku tak tau aku harus minta maaf atas dasar apa? ketika aku harus minta maaf atas kesalahan yang entah aku perbuat atau tidak.
ah yasudahlah, ucapan maaf hanya sekedar formalitas. maaf bisa terucap kapan saja tapi hati, ikhlas memaafkan itu yang mungkin ngga semua orang bisa.
rinduku~
hampir 3 taun kali ya, masih suka? iya!
rindu tidak pernah meminta, rindu selalu datang ketika yg dirindukan muncul dipikiran karena rindu adalah sebuah keinginan dan harapan kuat untuk bertemu.
rindu, tau ngga sih? banyak yg rindu sama kamu. tp banyak juga yg benci sama kamu karena kamu selalu datang terburu buru dan ngga tepat waktu.
rindu, andai kau tau. rindu yang kini menghampiriku adalah rindu yang masih sama seperti 3 tahun yang lalu disaat kumulai bisa merasakan rindu padamu. rindu yg tak pernah kuingin, rindu yg tak pernah kau mau tau.
mungkin rinduku yg sudah basi ini semakin tak ingin kau tau, rindu.
rindu, i love you~
sendiri ku rindu, rinduku.
rinduku bukannya ngga tepat waktu, hanya saja Tuhan sedang menyiapkan kejutan untukku.
rindu, kamu ngga sadar kan rinduku pernah hilang darimu. tapi kamu juga ngga pernah sadar kalo rinduku sering muncul lagi.
rindu itu bukannya ngga tepat waktu, tapi rindu itu lagi keujanan. keujanan rasa rinduku padamu.
rindu, yang selalu kutakutkan adalah ketika rinduku berhenti untukmu. di selang waktu yang lama, ternyata rindu menyatukan kita, tak akan ada lagi rasa rindu yang sama. semua mati, rinduku padamu. yang artinya mungkin, kau terlambat.
walau ku tak tau sampai kapan ku kan bertahan dengan rinduku ini.
dan akhirnya pun, kumelewatkanmu~
sakit itu bukan karena diputusin atau diselingkuhin tapi sakit itu ketika aku ada disekitar kamu tapi kamu ngga bisa miliki aku.
rinduku, buatku menciptakan rasa sakitku sendiri. sakitku karena ku terlalu merindukanmu yang entah masih mengenalku atau tidak.
harusnya ku telah jauh melewatkanmu, tak lagi merasakan rindukku untukmu, seharusnya ku telah lama jauh melewatkanmu tapi memang ku tak bisa. rindu yang tak pernah kuingin ini selalu datang seolah ku harus merindukanmu.
sayangnya rindumu, rasamu, perhatian, dan pelukan hangatmu untukku itu tak seutuhnya milikku. kau lebih senang menempatkanku pada bayangan di transisi bawah sadarmu. kau biarkanku terjebak dalam rasa yang entah mau kau pertahankan atau tidak. ku mencintaimu sedari 3 tahun yang lalu hingga detik ini~
rindu, yang hadir, yang buatku bertahan. rindu yang hinggap dan menahanku hingga ku tak sanggup berlari dari belenggu rinduku.
mungkin disaat kita bersama, kita pernah saling menyadari bahwa kita berdua telah ditakdirkan bersama oleh Tuhan. bahwa orang yang kurindukan selama ini adalah orang yang dihadirkan Tuhan untuk menemani perjalanan sisa hidupku.
Tuhan sedang membiarkanku berjalan memutar hinggaku mampu menyampaikan rindu ini.
rindu tidak pernah meminta, rindu selalu datang ketika yg dirindukan muncul dipikiran karena rindu adalah sebuah keinginan dan harapan kuat untuk bertemu.
rindu, tau ngga sih? banyak yg rindu sama kamu. tp banyak juga yg benci sama kamu karena kamu selalu datang terburu buru dan ngga tepat waktu.
rindu, andai kau tau. rindu yang kini menghampiriku adalah rindu yang masih sama seperti 3 tahun yang lalu disaat kumulai bisa merasakan rindu padamu. rindu yg tak pernah kuingin, rindu yg tak pernah kau mau tau.
mungkin rinduku yg sudah basi ini semakin tak ingin kau tau, rindu.
rindu, i love you~
sendiri ku rindu, rinduku.
rinduku bukannya ngga tepat waktu, hanya saja Tuhan sedang menyiapkan kejutan untukku.
rindu, kamu ngga sadar kan rinduku pernah hilang darimu. tapi kamu juga ngga pernah sadar kalo rinduku sering muncul lagi.
rindu itu bukannya ngga tepat waktu, tapi rindu itu lagi keujanan. keujanan rasa rinduku padamu.
rindu, yang selalu kutakutkan adalah ketika rinduku berhenti untukmu. di selang waktu yang lama, ternyata rindu menyatukan kita, tak akan ada lagi rasa rindu yang sama. semua mati, rinduku padamu. yang artinya mungkin, kau terlambat.
walau ku tak tau sampai kapan ku kan bertahan dengan rinduku ini.
dan akhirnya pun, kumelewatkanmu~
sakit itu bukan karena diputusin atau diselingkuhin tapi sakit itu ketika aku ada disekitar kamu tapi kamu ngga bisa miliki aku.
rinduku, buatku menciptakan rasa sakitku sendiri. sakitku karena ku terlalu merindukanmu yang entah masih mengenalku atau tidak.
harusnya ku telah jauh melewatkanmu, tak lagi merasakan rindukku untukmu, seharusnya ku telah lama jauh melewatkanmu tapi memang ku tak bisa. rindu yang tak pernah kuingin ini selalu datang seolah ku harus merindukanmu.
sayangnya rindumu, rasamu, perhatian, dan pelukan hangatmu untukku itu tak seutuhnya milikku. kau lebih senang menempatkanku pada bayangan di transisi bawah sadarmu. kau biarkanku terjebak dalam rasa yang entah mau kau pertahankan atau tidak. ku mencintaimu sedari 3 tahun yang lalu hingga detik ini~
rindu, yang hadir, yang buatku bertahan. rindu yang hinggap dan menahanku hingga ku tak sanggup berlari dari belenggu rinduku.
mungkin disaat kita bersama, kita pernah saling menyadari bahwa kita berdua telah ditakdirkan bersama oleh Tuhan. bahwa orang yang kurindukan selama ini adalah orang yang dihadirkan Tuhan untuk menemani perjalanan sisa hidupku.
Tuhan sedang membiarkanku berjalan memutar hinggaku mampu menyampaikan rindu ini.
Langganan:
Postingan (Atom)